Girimukti Gelar Pendataan SDGs di Masyarakat

SUMEDANGEKSPRRS.COM – Digulirkanya program pemuktahiran data berbasis SDGs Desa dari Kementrian Mentri Desa (Kemendes) dengan Peraturan Menteri Desa PDTT No 21 Tahun 2020, Pemerintah Desa Girimukti Kecamatan Sumedang Utara mulai menggelar pendataan di masyarakat yang ada di wilayahnya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Girimukti Adang Arifin pada Sumeks, baru-baru ini.

“Sesuai dengan program pendataan SDGs Desa yang sedang dilaksanakan, Alhamdulillah untuk Desa Girimukti sudah membentuk tim,” ujar Adang.

Dikatakan, pihaknya memiliki tim data di lapangan yang ditunjang dan dibantu juga oleh operator desa. Semuanya melibatkan beberapa komponen masyarakat yang memang menguasai dan mengetahui langsung di wilayahnya. Seperti para kader, para Kadus serta Ketua RT dan RW yang juga dilibatkan di pendataan ini. Dimana untuk pendataan ini didampingi juga oleh pendamping desa dari kecamatan.

“Sehingga, diharapkan program Pendataan SDGs ini bisa berjalan dengan baik dengan prasarana yang sudah diupayakan agar bisa menunjang dengan baik proses pendataan berbasis SDGs ini.
Mulai dari perangkat lunak dan perangkat keras seperti pengadaan HP smart phone ataupun juga lap-top yang sangat diperlukan untuk pelaporan -pelaporan. Semuanua sudah kami sediakan. Mudah-mudahan berjalan dengan baik dan sukses,” tandasnya.

Adang menerangkan, ketika melakukan sosialisasi tentang pendataan berbasis SDGs, di Desa Girimukti mengundang seluruh ketua RW dan juga perwakilan dari tokoh masyarakat. Itu diharapkan ketika terjadi pendataan di lapangan, Ketua RT dan Ketua RW mengimbau warganya untuk memberikan data yang seakurat mungkin kepada tim Relawan Pendata dari desa. Sehingga, apa yang jadi potensi dari desa ataupun kondisi stabilitas ekonomi masyarakat desa akan terlihat dengan data yang sebenarnya.

“Diharapkan hasil pendataan ini menjadi data yang handal dan komprehensif untuk acuan tolok ukur pembangunan desa kedepanya. Tidak lupa juga tetap menjalankan protokol kesehatan, karena memang pada tahun ini juga kita masih pada situasi Pandemi Covid-19,” jelasnya.

Dijelaskan, dengan adanya anggaran 8% untuk program PPKM mikro, pihaknya juga menyediakan masker, handsanitizer dan juga penyemprotan di wilayah desa Girimukti sebelum berjalan pendataan. “Sehingga, dalam pendataan protokol kesehatan wajib diperhatikan. Jangan sampai keluar dari protokol kesehatan yang sudah kita laksanakan.” pungkasnya.

Sumber: https://sumedang.jabarekspres.com/2021/05/10/girimukti-gelar-pendataan-sdgs-di-masyarakat/